New Zealand 2010 – South Island

Awalnya kita merencanakan liburan ke New Zealand (NZ) pada Desember 2009. Namun karena kekurangsiapan biaya dan juga masalah waktu akhirnya kita tunda dan baru pada tahun berikutnya yaitu pada bulan Desember 2010 kita bisa berangkat. Mengingat Puti hanya memiliki waktu cuti 2 minggu maka liburan kita fokuskan hanya di South Island. Buat Puti akan menjadi kunjungan pertama ke NZ dan tentunya juga ke South Island. Sementara saya sudah sangat familiar dengan NZ karena dulu kuliah di NZ dan setelah lulus beberapa kali kunjungan ke NZ dalam rangka seminar dan juga pekerjaan. Sementara kunjungan ke South Island saat ini akan menjadi yang kedua buat saya karena Natal 1998-Tahun Baru 1999, saya dan beberapa teman Indonesia yang kuliah di Geothermal Institute-University of Auckland menghabiskan waktu di South Island.

Mungkin pertanyaannya adalah kenapa South Island bukan North Island? Mungkin apa yang bisa menjadi jawaban saya adalah sama seperti jawaban saya waktu kembali dari jalan-jalan di South Island tahun 1999 ketika ditanya teman-teman di asrama (Grafton Hall of Residence) untuk menggambarkan seperti apa itu South Island. Jawaban saya sederhana South Island itu setengah dari surga. Tentunya jawaban tersebut membuat teman-teman bingung sementara saya belum pernah ke surga. Saya jawab dengan bercanda bahwa saya pernah ke surga namun surganya penuh (maksudnya karena banyak orang baik) jadi saya balik lagi ke dunia. Itu hanya untuk menggambarkan betapa indahnya South Island. Namun sebenarnya banyak orang NZ sendiri yang belum pernah berkunjung ke South Island. Sebagai gambaran, pulau utama di NZ ada dua yaitu North Island dan South Island. Dari total penduduk NZ yang sebesar 4 juta jiwa, kira-kira 75% tinggal di North Island dan sisanya 25% atau sekitar 1 juta jiwa tinggal di South Island. Dari 3 juta penduduk yang ada di North Island belum semuanya pernah berkunjung ke South Island. Sama halnya dengan kita di Indonesia sebagian besar mungkin belum pernah berkunjung ke Bali. Alasannya sederhana merasa bahwa kapan saja bisa ke sana karena dekat.

Terdapat berbagai penerbangan dari Jakarta ke Christchurch. Dulu waktu saya masih kuliah di Auckland, Garuda memiliki jalur penerbangan ke NZ namun hanya sampai Auckland. Namun jalur penerbangan tersebut telah ditutup sejak tahun 2006 (kalau tidak salah). Namun banyak penerbangan lain yang bisa digunakan seperti Qantas, Emirates, Malaysia Airline, Cathy Pacific dll. Namun kita pilih SQ dari Jakarta ke Singapore kemudian Singapore ke Christchurch. Seperti diketahui maskapai penerbangan dapat sewaktu-waktu membuka dan menutup jalur penerbangan dan juga harga tiket juga berubah sehingga ada baiknya selalu mengecek ketersediaan penerbangan disesuaikan dengan waktu dan budget.

Berikut ini adalah persiapan itinerary trip yang kita susun pada tahun 2009 yang awalnya hanya untuk 12 hari namun pada akhirnya kita lakukan perubahan disana-sini baik jadwal, tempat yang kita kunjungi maupun lama trip.

preparation gbr 01

preparation gbr 02

preparation gbr 03

preparation gbr 04

preparation gbr 05

preparation gbr 06

preparation gbr 07

preparation gbr 08

preparation gbr 09

preparation gbr 10

preparation gbr 11

preparation gbr 12

preparation gbr 13

preparation gbr 14

preparation gbr 15

preparation gbr 16

preparation gbr 17

preparation gbr 18

preparation gbr 19

preparation gbr 20

preparation gbr 21

to be continued to “Day 1 – Christchurch, Waikuku, Akaroa”

Advertisements